Review

Menghitung Tingkat Sinergi si Kecil dengan Kalkulator AFS

Siapa saja nih yang suka bingung dengan tumbuh kembang anak, apakah sudah sesuai atau belum? Saya termasuk yang terkadang bingung, apakah stimulasi yang saya berikan untuk anak sudah sesuai dengan usianya atau belum.

Penting sekali untuk mengetahui tingkat sinergi Akal, Fisik, dan Sosial si Kecil agar kita sebagai orang tua paham apa saja yang sudah anak kita kuasai dan yang harus ditingkatkan.

Anak pertama saya sangat tinggi tingkat sinergi sosialnya, namun masih harus mengejar bagian Akal dan Fisik. Maka saya harus berikan stimulasi yang tepat untuk mengasah Akal dan Fisiknya.

Anak kedua dan ketiga, memiliki tingkat sinergi yang seimbang, berkat stimulasi yang saya berikan ke anak pertama. Secara tidak langsung kedua adiknya turut menikmati mengasah ilmunya secara rutin dan menyenangkan. Saya mengetahui bahwa tingkat sinergi Maghma, anak ketiga saya sudah seimbang berkat menghitung di Kalkulator AFS.

Apa itu Kalkulator AFS?

Ini adalah tool yang dikreasi dan diverifikasi oleh Dr. Ahmad Suryawan, dr, SpA(K), Dokter Spesialis Anak – Konsultan tumbuh kembang pediatri sosial. Kalkulator ini dapat membantu orang tua menilai tingkat sinergi Akal, Fisik, dan Sosial si Kecil dari usia 6 bulan sampai dengan 7 tahun.

Caranya sangat mudah sekali, karena hanya tinggal menjawab pertanyaan yang sesuai dengan jenjang umur si Kecil dan orang tua akan langsung mendapatkan hasil serta rekomendasi yang tepat untuk mengembangkan sinergi Akal, Fisik, dan Sosialnya.

Hasil tingkat sinergi AFS anak ketiga

Senang sekali karena melihat hasilnya di #ParentingClubID dan sudah 100%. Tapi walau sudah seimbang, tetap jangan berhenti dalam menstimulasi anak secara rutin, bertahap, tidak memaksa dan dengan cara bermain yang menyenangkan yaa mam dan pap..

Saya mendapatkan rekomendasi stimulasi dari #KalkulatorAFSReview yang akan saya jadikan panduan dalam mengajak bermain anak.

Rekomendasi Stimulasi untuk Anak Usia 5-7 Tahun

1. Kembangkan keseimbangan tubuh si Kecil dengan cara bermain menirukan gerakan burung bangau yaitu berdiri dengan satu kaki. Bisa juga bermain melompat dengan satu kaki.

2. Ajarkan si Kecil keterampilan gerak yang memerlukan koordinasi dua kegiatan fisik bersamaan seperti mengayuh sambil menggerakan sepeda ke depan, kiri dan ke kanan. Juga bermain ayunan yang mengharuskan anak menggerakkan kaki ke depan dan belakang.

3. Buatlah karya seni bersama si Kecil yang mendorongnya untuk menggambar, menggunting, dan menempel. Anak bisa membuat karya seni tematik seperti taman, laut, atau tempat bermain, di mana nanti si Kecil bisa menggambar ayunan/kapal/bunga, lalu gunting dan ditempelkan.

4. Doronglah si Kecil untuk melakukan tugas sehari-harinya. Bisa dari membereskan mainan setelah bermain, memakai baju dan celana sendiri, mengambil makan dan minum, mandi dan memasukkan baju ke dalam lemari.

5. Bila si Kecil sudah bersekolah, minta informasi dan diskusi dengan guru tentang kondisi dan kemampuan anak di kelas. Apakah anak mampu bersosialisasi dengan baik dan mau bergantian saat bermain, juga kemampuan dalam mengikuti instruksi guru.

6. Ajarkan si Kecil identitas dirinya. Seperti menghapal nama lengkapnya dan kedua orang tua, alamat rumah, nomor telepon orang tua atau keluarga terdekat.

7. Kenalkan anak dengan konsep waktu. Anak harus mengerti pagi, siang, sore, malam. Konsep kemarin, hari ini, besok, atau lusa. Paling mudah mengajarkan tentang ini dari pengalaman anak, misal kemarin liburan pergi ke taman bermain atau besok pagi berangkat sekolah jam 6.30 WIB.

8. Membacakan sebuah cerita dan minta anak untuk memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya di dalam cerita tersebut. Misalnya saat bercerita tentang si Kue Jahe yang melarikan diri saat akan disantap oleh keluarga, tanyakan ke anak kira-kira kemana perginya si kue dan apa yang akan terjadi pada si kue jahe saat di perjalanan?

9. Doronglah anak untuk mencoba meminta bantuan kepada orang tua, guru, atau orang terdekat saat sedang kesulitan ketika melakukan sesuatu. Misalnya meminta bantuan mengambil mainan di atas lemari atau menutup resleting tas yang susah.

Menyenangkan sekali ya belajar dengan konsep bermain seperti itu. Karena anak-anak pasti lebih mudah mengingat hal yang rutin dan tidak dalam paksaan. Karena sinergi kehebatan AFS ini dapat dikembangkan secara optimal dalam periode emas anak dengan memberikan asupan nutrisi yang tepat serta stimulasi yang sesuai.

Selain itu, saya juga mendapatkan stimulasi lanjutan untuk si Kecil yang berusia 7 tahun ke atas. Seperti : Mengenalkan konsep lawan kata, memberikan si kecil kesempatan untuk menjelaskan sesuatu dengan bahasanya, diskusi dengan guru sekolah tentang kesiapan si kecil untuk bersekolah SD, bermain berbagai permainan interaktif yang mempunyai aturan, kenali dan fasilitasi minat si kecil di komunitas atau lingkungan publik.

Nah makanya penting banget kan bagi kita orang tua untuk mengetahui tingkat sinergi kehebatan si Kecil. Sudah tahu kan kalau periode emas adalah masa di mana otak si Kecil tumbuh dengan pesat yang hanya terjadi satu kali dalam kehidupannya? Yuk mam dan pap mulai hitung tingkat sinergi si Kecil dengan Kalkulator AFS dan berikan stimulasi yang tepat agar Akal, Fisik, dan Sosialnya menjadi optimal. 😊

❤ Cindy~ yang lagi lompat-lompat satu kaki bareng krucils

Advertisements

48 thoughts on “Menghitung Tingkat Sinergi si Kecil dengan Kalkulator AFS

  1. Wah, bagus banget infonya
    Contoh-contoh yang diberikan di atas itu kelihatannya memang sepele, tapi kalau dilakukan bisa berguna banget untuk tumbuh kembang anak.

    Terima kasih sudah berbagi ya 🙂

  2. Wah, aku jadi pingin nyobain kaklutaror AFS nih. Hasil tes dan penjelasannya detail banget ya mbk. Caranyapun gampang, okelah habis ini mau nyoba.. Makasih mbk

  3. Coba jaman anakku kecil ada jadi mudah nih menghitung indikatornya & tau perkembangan tumbuh kembang anak. Tapi setidaknya orangtua sekarang bisa lebih aware nih setelah adanya kalkulator AFS

  4. Baru tahu ada kalkulator untuk menghitung tumbuh kembang anak. Ini aplikasi atau apa ya? Dapetnya darimana? Penasaran uy pengen hitung juga balita di rumah niii…

  5. Kemampuan fisik, akal, dan sosial jadinya satu kesatuan yang harus dimiliki anak. Dengan kalkulator AFS ini, orang tua jadi tau di bagian mana kelebihan dan kekurangan anak

  6. Karena belom punya anak (Boro2 kak, kawin aja belom), abis baca ini, gua langsung copy link, lalu share ke adekku yang udin punya baby cute. Nambah pengetahuan banget ini ulasannya tentang stimulus anak pake kalkulator AFS.

  7. Baca AFS, aku langsung ingat anakku yang lagi ikut program pertukaran pelajar.
    Ternyata ini beda ya.

    Senangnya jadi ibu-ibu zaman now yah, banyak terobosan inovatif seperti kalkulator AFS untuk membantu memantau tumbuh kembang anak.

    Bisa nih aku rekomendasikan ke keponakan yang juga punya balita.

  8. penting banget yah mba ini untuk mengetahui perkembangan anak-anak, ibu mienial jaman now banyak tools yang memudahkan yah,

  9. Aku udah pake nih Kalkulator AFS ini. Lumayan bikin aku tenang lihat hasilnya. Aku jadi tahu kalo perkembangan akal fisik dan sosial anakku baik. Dan yang senengnya, dikasih rekomendasi buat meningkatkan kemampuannya.

  10. saya banget ini mba, suka bingung sama tumbuh kembang anak. bukan bingung sih, tapi was-was, takut gak sesuai sama seusianya. baru tau ada AFS ini. abis ini mau langsung nyoba ah kalkulator AFS nya

  11. Belum punya anak, tapi punya ponakan kecil. Dibookmark dulu ah, biar bisa dishare ke ibunya ponakan-ponakan itu.
    Btw, jadi pengen diri gaya bangau juga….:D

  12. Kebetulan aku dulu ngajar di TK dan dari situ punya pegangan tentang perkembangan anak dari usia toddler. Tapi kalau ada kalkulator-nya mah, jadi mudah banget yaa.. Nggak perlu lihat “contekan” lagi, hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s