Krucils

Pengalaman Baru untuk si Anak TK B

Baru beberapa hari masuk sekolah, saya sempat dipanggil oleh kepala sekolah si anak TK. Waduh kira-kira tentang apa ya? Rasanya anak perempuan ini belum pernah ada kendala dan masalah apa-apa deh.

Kebetulan pagi itu saya yang mengantar #Kid3 ke sekolah, dan berniat nungguin sampai bel bunyi. Saya duduk di motor sambil melihat M yang sedang bersalaman dengan para guru. Lalu saya lihat dia ditanyai berangkat dengan siapa? Apakah masih ditunggu ?

Saat itu saya langsung menghampiri kepala sekolah dan bertanya ada apa. Mulai lah diceritakan mengenai kegemaran #Kid3 dalam mewarnai. Hal itu saya tahu betul, karena dari 3 anak, hanya 1 yang paling suka mewarnai. Suka dalam arti selalu sukses mewarnai penuh dan minim keluar garis. Saya senang banget, karena ada banyak sekali manfaat mewarnai untuk anak-anak kan :).

Saya diberitahu bahwa dalam 4-5 hari lagi akan ada lomba mewarnai dan #Kid3 diminta untuk menjadi salah satu dari 2 anak yang mewakili sekolahnya. Saya bilang bahwa #Kid3 memang suka mewarnai, namun belum begitu tertarik dengan gradasi warna dan segala macamnya. Masih sesuai mood dan hanya untuk iseng-isengnya dia aja.

Kepala sekolah bilang nggak papa, siapa tahu jadi pengalaman baru dan menyenangkan untuk #Kid3 katanya. Saya masih nggak yakin sih apakah memang bisa.

Beruntung, hampir setiap hari kedua masnya memiliki tugas mewarnai dengan penuh! Nah, ini jadi ajang latihan dadakan, karena si anak perempuan merasa seperti sedang didukung dan harus melakukan hal sama dengan kedua masnya.

Biasanya #Kid3 mewarnai menggunakan pensil warna, karena kurang bagus saat memakai krayon yang lucu-lucu jadi dia agak sebal. Selain itu dia juga suka mewarnai menggunakan spidol, walau hasilnya lebih banyak yang sobek dan ujung spidol rusak karena terlalu semangat menekan.

Saya memiliki krayon dengan oil base untuk #Kid1 yang mengikuti ekskul mewarnai di sekolah. Malam itu adik-adiknya jadi ikut menggunakan krayon milik #Kid1, sekalian latihan agar saat mewarnai, tangan dan pinggiran kertas tetap bersih.

Nah, saya cerita sekaligus bertanya ke beberapa teman untuk rekomendasi merk krayon yang bagus untuk anak usia TK. Ternyata merk yang saya punya sudah cukup bagus, hanya saja akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan model yang bisa diputar.

Lalu akhirnya #Kid3 dapat kado krayon dari Buci ๐Ÿค—๐Ÿ˜ senang banget dia, tiap hari nanya kapan paketnya datang. Bahkan saat ke rumah Buci, si anak perempuan ini langsung nanyain krayon! ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ Untungnya dua hari sebelum lomba, paket yang ditunggu2 datang juga di rumah. Jadi bisa langsung dipakai mewarnai malamnya dan saat hari-H.

Naah, selama latihan ini saya pusing mikirin buku mewarnai yang sudah penuh semua. Biasanya saya sedia kertas yang sudah dicetak dengan berbagai gambar siap diberi warna. Namun printer sedang tidak bisa diajak bekerja sama. Lalu saya ingat kalau di dalam tumpukan buku dari Kakak Gab ada banyak lembaran untuk aktivitas mewarnai.

Kertas-kertasnya seperti ada tingkatnya, seperti halaman 1-5 bisa diwarnai dengan mudah karena hanya satu garis saja. Lalu 6-10 mulai ada 2 garis, halaman berikutnya menyesuaikan. Seru banget aktivitasnya. Kebetulan saya buka untuk usia 4-5 tahun. Masih ada satu lagi yang usia 5-6 tahun, tapi belum dibuka, karena yang sebelumnya masih banyaaaak banget.

Happy banget deh kalau kayak gini, punya teman baik-baik semua, ngedukung dari jauh-dekat bahkan dikasih buat latihannya juga dari setahun sebelum saya tahu kalau mau ada lomba mewarnai! Hahaha..

 

Hari yang ditunggu..

Hari H, anak cewek masih ikut baris di sekolah walau nggak sampai ikut upacara karena sudah harus berangkat ke Klaten.

Jadi saya, ponakan, kepala sekolah, satu orang tua murid, dan 2 anak TK berangkat dari sekolah sekitar pukul 8 kurang. Sampai di sana acara masih belum mulai, biasa lah sambutan dulu. Apalagi ada bupati segala, jadi harus heits kaan.. Sementara anak-anak yang mau lomba mulai terkena sinar matahari yang tak lagi hangat, melainkan bikin sumuk!

Fast forward,

Saat kertas dibagikan dan sudah mulai bisa mewarnai, #Kid3 masih people seeing. Seperti yang biasa dia lakukan saat sedang senggang. Karena masih banyak yang belum dapat kertas, dia pikir harus menunggu satu sama lain, padahal tidak.

Akhirnya dia mulai mewarnai sedikit, lalu berhenti, tengok kanan-kiri, mewarnai lagi, berhenti dan people seeing lamaaaa sekali. Saya geli melihat fokusnya dia mudah sekali terganggu saat berada di tengah-tengah orang banyak. Sangat berbeda saat berada di rumah, dia bisa fokus dengan apa yang sedang dikerjakan walau ada suara-suara yang berisik dan lalu lalang dari mas atau saudaranya.

Beberapa kali dia meng-istirahatkan tangan dan memutar-mutar pergelangan serta memijit jarinya sendiri. Setelah itu dia juga menyempatkan diri berbicara dengan teman sekolahnya yang tidak fokus sama sekali karena orang tuanya berada jauh darinya. Jaraknya tidak terlalu jauh, karena kami masih bisa saling memandang, namun sepertinya memang moodnya sedang kurang baik beberapa hari terakhir. (Saya memperhatikan setiap mengantar sekolah).

Akhirnya orang tua itu menyerah dan menghibur si anak. Jadi kertasnya tak semua berwarna, namun yang jelas anak itu lebih terlihat ceria karena bisa menikmati camilan dengan orang tuanya di pinggiran tempat lomba :).

Tak lama setelah itu #Kid3 mulai membereskan perlengkapannya, saya kira sudah selesai, ternyata ia pikir akan segera ditinggal pulang oleh kami. Lalu saya beri kode, nggak papa selesaikan dulu. Balik lagi deh dia keluarkan alat-alatnya, meneguk minuman dan mulai mewarnai lagi.

Selang beberapa saat, beberapa peserta mulai selesai. Ia tampak bosan, lelah, dan berkeringat. Saat kepala sekolah menghampiri, raut wajah ditekuk. Saya tahu dia capek, dan tidak ingin diburu-buru. Menurutnya dengan kehadiran kepala sekolah di samping, ia jadi harus segera menyelesaikan dengan cepat. Akhirnya saat tempat mulai longgar, saya datang dan bertanya. Ia bilang capek dan pengin ke toilet. Oke, break dulu kita, yuk jalan-jalan!

Setelah satu jam lebih dia duduk mewarnai sampai pegal, akhirnya dia bisa menghirup udara bebas walau pekerjaan belum selesai. Hihihi.. Saya ajak ngobrol dan bercanda dulu sambil jalan ke toilet. Setelah dia fresh, kami kembali menunggu #Kid3 menyelesaikan pekerjaan kurang dari 10 menit. Yeaaayy… Good job my girl ๐Ÿ˜ Sayangnya dia nggak mau difoto dengan hasil karyanya siang itu. Karena malu banyak yang melihat kalau dia pose manjyaaa. Aduuhh adeekk ๐Ÿ˜…

Tapi nggak papa, yang penting mama bangga banget karena #Kid3 bisa selesai mewarnai penuh padahal lumayan banyak objeknya, selain itu dia rela panas-panas padahal biasanya bete. Moodnya dari pagi juga baguuusss dan benar-benar nice banget saat harus menunggu dan merasakan pegal-pegal di jari tangan. Hihihi..

 

Manfaat Mewarnai untuk Anak-anak

  • Melatih kemampuan motorik
  • Menstimulasi kreatifitas
  • Melatih fokus mata dan tangan
  • Meningkatkan kepercayaan diri dan harga dirinya
  • Melatih agar tulisan tangannya menjadi lebih baik
  • Menetralkan emosi
  • Mengetahui warna-warna

 

Kami berdua senang sekali karena sama-sama dapat pengalaman baru. Self note buat saya adalah, harus mulai percaya sama kemampuan anak dan akan selalu support dengan berbagai macam cara. ๐Ÿค— *tebar confetti*

Advertisements

28 thoughts on “Pengalaman Baru untuk si Anak TK B

  1. Kesayangan Brahmaaaaa!!!! Good Job!! Anak yg ngga suka panas2an kek Brahma, akhirnya bisa finish warnai gambar yg banyak detail.. Btw, buci ngga pingin beliin kita spidol yg banyak warna ya? Hahahah

  2. Waktu anak-anak saya masih kecil, di rumah hampir tiap hari terserak krayon di lantai. Senangnya melihat mereka anteng mewarnai. Memang mewarnai banyak manfaat untuk anak-anak ya Mbak

    1. Betul banget mbak Evi. Manfaatnya banyak. Wah iya pokoknya segala macam alat mewarnai berserakan ๐Ÿคฃ paling gemes kalo krayon keinjek terus patah, duh.. Mamanya ikut patah hati

    1. Nah itu kayaknya tergantung dari anaknya sih. Karena anak 1-2 sampai sekarang masih suka keluar garis demi cepet ๐Ÿ˜… sementara ini anak ketiga, dari 2 tahun sudah rapiiihh banget ๐Ÿ™‚

  3. horeee maghma ikut lomba mewarnai. Pelan-pelan tapi pasti, nanti lama-lama rasa percaya dirinya makin tumbuh dan dia lebih tenang ngikutin lomba-lomba semacam itu. Toss dulu sama Lintang yang suka mewarnai ๐Ÿ™‚

    1. Iya yaa mbak Imel. Tapi sekarang dia masih belom mau ikutan lomba karena yg keinget “sumuknya” di lokasi ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

      Amiin. Semoga bisa sekeren Lintang nanti

  4. Wah..keren nih si cantk..semangatnya juwaraaa..
    Semoga makin rajin berlatih mewarnai ya..dan tambah sukses untuk ke depan nanti

  5. Anakku yang tadinya kurang tertarik gambar dan mewarnai, belakangan ini mulai suka dan jadi Hobi baru yang gak ketinggalan setiap hari. Pensil warnanya masih seadanya bekas saya dulu, huhu. Harus mulai beli yang baru sepertinya yang sesuai dengan usia Alfath nih :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s