Kuliner · Review

Mencicipi Ayam Geprek Mbah So di Rumah Banjarsari, Surakarta

Nongkrong di rumah banjarsari

Mencicipi Ayam Geprek Mbah So di Rumah Banjarsari, Surakarta –

Sabtu sore, 3 Maret 2018 lalu saya dan W berangkat menuju Rumah Banjarsari yang biasa digunakan sebagai ruang publik dan seni. Waktu itu adalah kunjungan pertama saya ke sana, bisa ditebak lah ya, seorang Cindy pasti nyasar-nyasar dulu kalau nyari alamat. Dari nyasar itu, saya jadi tau kalau ada taman yang bagus banget dan banyak permainan ala playground. Krucils pasti suka banget sih kalau diajak main di situ. Sayangnya kemarin waktunya mepet, jadi nggak bisa ngajak W main, lagipula pasti H dan M bete deh kalau nggak diajak.

 

Kenapa sih saya mau nyicipin makanan aja harus rela jauh-jauh dan sampai nyasar kayak gitu? Gampangannya nih ya, mamak yang gak pernah keluar rumah pasti happy lah kalau mau makan-makan sama teman, mau lokasinya jauh kek, yang penting “ketemu orang” buat bertukar pikiran. Senangnya, krucils yang ikut satu aja, jadi nggak rempes banget lah jagainnya, hehehe..

 

lokasi warung ayam geprek mbah so

Sampai di lokasi, saya nggak nunggu lama langsung mencatat pesanan teman-teman dan pilihan saya tentu Ayam Geprek Sambal Matah, Carang Gesing (pisang santan dikukus) dan Wedang Jahe. Selain itu, W pesan Ayam Geprek Original, mengingat dia tidak doyan pedas, jadi no cabai sama sekali. Oh iya, walau waktu itu cuacanya lagi panas, tapi saya tetap nggak bisa menolak minuman jahe hangat yang rasanya nyes banget ditenggorokan, walau konsekuensinya saya bakalan berkeringat setelah meneguk habis minuman itu. Namun sebenarnya minuman paling laris dan hits di sana adalah JKJ, ini minuman hangat dengan isian Jahe, Kencur, dan Jeruk. Kebayang segarnya tenggorokan saat minum itu, tapi saya lagi nggak pengin minum kencur :P.

Saat memesan makanan, sang juru masak bertanya, mau seberapa pedas? Saya pikir ada tingkat kepedasan seperti warung-warung pada umumnya, ternyata tidak lho! Di warung Ayam Geprek Mbah So yang berada di Rumah Banjarsari ini, kita bisa meminta tingkat kepedasan sesuka hati, alias customized! Hahaha.. Asik yaa.. Waktu itu saya hanya minta 3 cabai saja untuk si sambal matah, mengingat kondisi badan di hari-hari sebelumnya. Teman saya ada yang minta sampai 10 cabai. Bahkan kata sang juru masak, pernah ada anak muda yang minta sampai 20 cabai! Duh itu rasanya kayak apa sih? Cabai geprek campur ayam kayaknya ya.. :p

 

Menunggu Makanan

Sembari menunggu pesanan, kami mendengarkan cerita dari pemilik warung ini. Ceritanya seru, mengalir, bahkan sampai membahas hosip juga! Jadi selain dapat sharing berguna, kami juga ngakak-ngakak gitu >.< .

 

40658530572_04c9bd22ea_z

 

40658545162_723528fb08_z

 

Saking laparnya saya, setelah foto-foto, saya langsung melahap ayam geprek pilihan. OH MY GOD! Rasanya beda banget sama ayam geprek yang pernah aku coba di beberapa tempat. Di Ayam Geprek Mbah So ini, kita bakal lebih banyak ketemu dengan daging ayam dibandingkan dengan tepungnya, selain itu nggak terlalu berminyak. FIX ini jadi tempat makan ayam geprek favoritku deh sekarang. Soalnya aku suka banget makan daging ayam yang tebal πŸ˜› Kan aku gampang lapar.

 

daftar makanan warung ayam geprek mbah so banjarsari

 

Menu ayam geprek yang disajikan ada 5 :

  • Ayam Geprek Original,
  • Ayam Geprek Sambal Bawang,
  • Ayam Geprek Sambal Matah,
  • Ayam Geprek Lada Hitam,
  • dan yang masih baru unyu-unyu Ayam Geprek Saus Asam Manis.

 

Ayam Geprek Mbah So
Ayam Geprek Mbah So – Sambal Bawang, Sambal Matah, dan Saus Lada Hitam

 

This slideshow requires JavaScript.

 

The Secret Recipe

Setelah makan, kami mendengarkan resep rahasia dari sang juru masak. Beliau bilang tepung yang digunakan bukanlah tepung instan yang ada di pasaran, melainkan mereka meracik kombinasi tepung terigu dan beras yang kemudian diberikan bumbu dengan bumbu rahasia yang menjadikannya lezat! Kayaknya sang juru masak harus rapat-rapat menyimpan resepnya deh, sebelum dicuri oleh Plankton (dikata resep crabby patty-nya Mr. Crab).

 

Tentang Rumah Banjarsari

Rumah Banjarsari ini biasanya digunakan oleh teman-teman komunitas untuk berkumpul sekedar nongkrong, membahas kesenian, bedah buku, arisan, dan acara-acara lain. Sebenarnya lokasinya tidak sulit dicari, tempatnya luas dan asri, ada apotek hidup yang ditanam di sana menjadikan tempatnya semakin enak dipandang. Tempat duduknya pun banyak sekali. Namun memang dari luar, kita tidak akan menemukan penanda apapun kalau ada warung makan Ayam Geprek Mbah So dan aneka jajanan lain di sekitar bangunan, agar tidak menghilangkan esensi “Rumah Seni”, jadi mereka tidak promo secara fisik, namun gencar di sosial media.

 

Buat yang mau mencicipi THE REAL Ayam Geprek, silakan mampir ke warungnya Mbah So yaa.. Jangan lupa pesan yang sambal matah, biar pada tau betapa menggoda dan ngangenin rasanya ;).

 

 

 

Ayam Geprek Mbah So

Buka Jam : 10.00 WIB – 24.00 WIB

Rumah Banjarsari – Ruang Publik & Seni.

Alamat : Jl. Syamsurizal No. 10, Setabelan, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Telp : 0812 1533 9691 / IG : Ayamgeprekmbahso

Harga Ayam Geprek Paket : Rp15.000 –Β  Rp17.000,-

Harga camilan dan sayur : Rp500 -Rp6000,-

Harga Minuman : Rp3000 – Rp7000,-

Advertisements

19 thoughts on “Mencicipi Ayam Geprek Mbah So di Rumah Banjarsari, Surakarta

      1. Soalnya di sini saking banyaknya warung ayam geprek. Isinya tuh daging ayam tipis, tepung tebal sama sambal dan minyak banget rasanya πŸ˜‚πŸ˜‚

        Harganya masih terjangkau lah yaa punya si artis :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s