Sponsored Post

[SP] Pengalaman Menyusui

Halo semuanya, kali ini saya mau cerita pengalaman penuh warna waktu saya menyusui ketiga krucils. Semoga berkenan membaca cerita ini ya…

Masa menyusui saya dimulai saat #kid1 lahir di tahun 2009. Wilson lahir dengan berat badan yang rendah, yaitu 2,3kg saja.  Beruntung karena dia lahir dengan mudah dan sehat. Namun, karena badannya yang mungil, saya masih agak takut untuk menggendongnya sampai saya dipaksa oleh dokter, katanya “mau menunggu sampai kapan?”. Akhirnya saya mulai belajar menggendong Wilson dengan bantuan dari Mama. 

Setelah beberapa jam saya dipisah dari #kid1, saya mulai belajar menyusui dengan bantuan Mama. Ya, saya tidak melakukan IMD. Saya belum paham apa itu IMD dan dokter di sana pun tidak mengedukasi ataupun menawarkan hal ini kepada saya karena RS saya sangat pro dengan Sufor, jadi ternyata #kid1 sudah minum Sufor sebelum diantarkan ke saya. Lagi-lagi saya tidak ditanya apakah RS boleh memberikan susu formula kepada anak, dan saya sendiri tidak paham akan hal itu. Minim sekali pengetahuan saya. 😦 

Sampai di rumah saya terus dipaksa Mama untuk memberikan ASI ke #kid1. Ternyata menyusui tidak semudah yang saya kira. Selain itu saya juga terkena baby blues. Long story short, ASI saya berhenti dan saya menyerah. 
Pada tahun 2010, anak kedua saya, Herbie, lahir. Kali ini saya beruntung karena berat badan #kid2 3,5kg sehingga saya tidak takut untuk menggendongnya. Karena sudah tidak ada lagi sosok Mama yang siap membantu saya mengurus newborn. 

Sebelum melahirkan, saya banyak bertanya-tanya kepada Papa, berharap saya bisa mengambil ilmunya tentang parenting dan bagaimana cara agar sukses menyusui seperti Mama yang menyusui kami, anak-anaknya. 
Papa bilang tidak bisa menjelaskan bagaimana cara mengasuh newborn, saya pikir pasti beliau sudah lupa karena memang sudan lama juga. Tapi saya tahu betul bahwa beliau adalah sosok Bapak yang sangat menyayangi anak-anaknya, saya merasakan dan melihat hal itu semua. 

Dari situ saya mulai browsing mengenai ASI, IMD, bagaimana cara membagi waktu antara mengurus newborn dan anak berusia satu setengah tahun yang sedang aktif-aktifnya.
Beruntung sekali saya bertemu dengan bidan yang cukup terkenal di Klaten. Pengetahuannya luas dan tidak pelit memberikan informasi yang saya tidak ketahui. Berkat beliau, saya sukses IMD dan mengerti cara pijat payudara dan dibekali banyak sekali informasi mengenai menyusui. Thanks to her, saya berhasil menyusui hingga anak kedua saya berusia tepat 2 tahun. 

Dua minggu setelah saya berhasil menyapih anak kedua, anak ketiga saya, Maghma, lahir. Saya berhasil melakukan IMD lagi dan sudah siap menyusui dengan percaya diri. Berhasil menyusui anak kedua hingga dua tahun membuat saya memiliki tingkat percaya diri yang berlebih dan menganggap menyusui itu mudah. Seakan saya lupa “jatuh bangunnya” saat awal-awal menyusui.

Tentunya masa-masa menyusui anak kedua dan ketiga tidak semulus jalan tol yang baru dibuka. Ada masa-masa ASI tidak keluar saat di pompa, ASI yang mengucur dengan deras sehingga saya harus sering-sering mengganti breastpad, masa puting digigit sampai berdarah dan saat menyusui diselingi tahan napas dan mata terpejam karena sakitnya yang luar biasa. Namun semua itu adalah proses mengASIhi yang harus saya lalui demi anak-anak dan diri saya sendiri.

Saya ingat saat saya stress karena ASI tidak keluar dan saya sibuk bertanya-tanya ke teman, keluarga dan sharing di forum online. Hampir semua bilang bahwa saya harus santai, bahagia, makan makanan enak, dan jika merasa perlu dan mau, bisa mengkonsumsi ASI Booster. 

Saya yang baru mengetahui tentang ASI Booster lanjut mencari info dengan cara browsing lagi. Booster ASI bisa berbentuk makanan dan minuman. Salah satunya adalah ASI Booster Tea, yang saya lihat di Nakibu

ASI Booster Tea (walaupun tanpa kandungan daun teh) merupakan minuman teh pelancar ASI yang terbuat dari bahan alami (herbal) dan diracik dengan benar dan dengan komposisi takaran bahan yang benar-benar tepat dan presisi.
Komposisi dari suplemen penambah ASI ini adalah :

– Fenugreek Seed

– Fenugreek Powder

– FENNEL SEEDS

– Fennel Powder

– ANISE

– Cinnam Venum

– Alpinia Powder

– Habbatussaudassauda

Ternyata teman saya ada yang mengkonsumsi ASI Booster Tea ini setelah dia melihat idolanya yang juga sedang menyusui anaknya dan mengkonsumsi suplemen yang sama. Ada berbagai cara untuk menikmati suplemen ini, yaitu dengan diseduh dengan dan tanpa gula, krimer dan madu. Mama punya minuman favorit? boleh kok di campur, seperti ke dalam jus atau dibuat menjadi milkshake. hmm, yummyy…

Review dari teman saya setelah mengkomsumi suplemen ini adalah ASInya mengucur dengan deras dan lebih banyak juga hasil pompanya. Teman saya ini adalah ibu yang bekerja di luar rumah dan anaknya hanya mau minum ASI yang masih fresh (1-2 hari). Jadi kebayang dong yaa setiap hari sampai anaknya berusia dua tahun, teman saya harus “kejar tayang” demi si buah hati? Saya salut sekali dengan dia. 🙂

Ada yang masih ingat cerita menarik saat menyusui? Apakah ada yang mengkonsumsi ASI Booster juga? Yuk share di kolom komen! 🙂

Advertisements

5 thoughts on “[SP] Pengalaman Menyusui

  1. aku dulu juga gg IMD, Mak… terus Juna juga minum sufor
    sebernarnya RSB tempat lahiran enggak sangat pro sufor, tapi ya ngebolehin sih dan si ibu juga harus tetep mau menyusui
    pas periksa pernah ada ibu2 yang dimarahin karena enggak mau menyusui

  2. Pengalaman anak pertama berharga banget ya mak. Yang pertama juga, aku gak IMD dan hanya sampai 6 bulan ASI. Alhamdulilah sekarang yang kedua bisa IMD dan ASI sampe setahun lebih. Selama ini nggak pakai ASI booster 😦
    Bisa banget deh ASI booster ini aku rekom ke teman-teman dan keluarga biar pada semangat ASI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s