DailyLife

Mencoba Kereta Lokal

Hari jumat lalu,anak-anak saya ajak pergi ke stasiun untuk membayar tiket dan melihat-lihat kereta lokal yang hendak berangkat (saat itu hanya ada prameks). Setelah asik melihat kereta,mereka pun mulai kelaparan,lalu saya ajak membeli makanan di indo***** dan membeli hot choco selagi menunggu makanan dihangatkan. Selesai makan,sayapun mengajak mereka pulang,lalu mulailah drama dari si #3 yang tidak mau pulang karena mau naik kereta. uppss,sayangnya saat kami makan,kereta sudah berangkat dan kereta ada lagi saat sore hari. Akhirnya saya berjanji akan mengajak mereka naik kereta lokal sebelum saya pergi ke jakarta.

Lalu,minggu jam 10 yang agak mendung,saya dan helma mulai colek2an “kemana nih enaknya? naik kereta apa ya? dari pada nggak ngapa2in.. cek jadwal gih.. trus,lo mandi gak? bentar2 gue bikin bekel dulu,buat makan siang” kira-kira begitu percakapan dua kakak beradik absurd yang berakhir semua berangkat ke stasiun solo balapan dengan backpack berisikan bekal makan siang :p

Sampai stasiun,drama mencari parkiran dimulai..karena hari minggu cukup banyak penumpang dan penjemput yang berada di stasiun. Setelah cukup puyeng muterin stasiun yang gak gede-gede amat,dapat juga parkiran yang pas didepan pintu masuk,lalu saking semangatnya parkir..sreett..bemper mobil nempel di trotoar! duh.. 😦 sibuk sms-sms dengan muka ga santai dulu di parkiran,huhu..

Setelah meminta maaf sama mobil,kami pun buru-buru beli tiket kereta prameks solo-yk yang jadwal berangkatnya jam 12.10 WIB dan ternyata HABIS! hmmm… akhirnya kami beli tiket lain di jam 13.00 WIB. Nah,jadi deh kita naik kereta lokal..*joget2*

Tidak perlu tunggu lama,kereta sudah parkir di jalur 4,lalu kamipun naik dan masih bisa bebas pilih tempat duduk tanpa berebut.

Kegirangan banget pertama kali naik kereta lokal.

Sampai di yk ternyata lebih telat dari jadwal seharusnya,yang akhirnya kami tidak bisa langsung pulang dengan kereta yang sama karena belum beli tiket. Akhirnya kami mengantri tiket jam 15.00 untuk naik kereta jam 18.00. Setelah mengantri sampai berkeringat,saya berencana mengajak anak-anak ke malioboro mall untuk ngadem (yk panas banget cyiinn) ternyata sesampainya di jl.malioboro jalan ditutup untuk kendaraan dan ditengah-tengah sudah banyak andong dengan beberapa orang dengan kain selempang ala miss universe :p dan banyak prajurit-prajurit. Saya pun bertanya kepada kusir andong sedang ada apa disana,katanya “ini lagi karnaval untuk fashion week itu lho mbak,coba aja liat agak kedepan,disini nggak begitu bagus spotnya”. Baiklaaahh,karena cukup penasaran dan langsung berniat untuk ditulis di blog,jadi saya dan anak-anak mencari spot yang oke untuk nonton. Whoa! ternyata nggak sia-sia kepanasan menunggu para model keluar,ternyata memang pakaian dan lain-lainnya keren banget! krucils betah semua,yang #1 suka sama gamelan sementara #2 dan #3 mengagumi pakaian-pakaian yang dipakai para model.

Setelah cukup lama kami melihat festival fashion week itu,saya mengajak anak-anak ke mall untuk membeli minum dan mendinginkan badan dahulu,begitu masuk didalam mall,#3 bilang “tadi masih ada yang pink2 dan biru2,mau liaaattt” ah baiklah,kamipun keluar lagi 😀

Setelah krucils benar-benar puas dan yang gede2 kehausan,kami masuk ke mall (lagi) untuk beli minum dan makan (akhirnya!). Setelah ngadem 45 menit,kami membeli ice cream dan berjalan kembali ke stasiun tugu dan menunggu kereta disana.

Keliatan kan mama dan #1 udah capek berat sementara #2 dan #3 baterenya nggak habis-habis.

Krucils happy banget diajak jalan-jalan ke yk naik kereta,sampai udah beberapa hari masih diinget-inget,bahkan guru-guru dan semua temennya diceritain 😀 Puas lah yaa jalan-jalannya,udah gitu solo-yk PP cukup bayar Rp64.000,- untuk 5 orang (#3 free). Jadi daripada naik choo-choo train di mall,lebih baik naik kereta beneran aja 😉

Advertisements

10 thoughts on “Mencoba Kereta Lokal

      1. Gak ada lho mba 😦 padahal pengen ngajak anak2 pasti seru…btw kita sama yak ibuibu beranak 3 dan kelihatannya beda umurnya juga dekat hahaha…

  1. Wuuaaahhh…. Ternyata seruu… Setujjuu mending naik kereta beneran, bawa cake yang banyak, berpetualang bersama anak-anak. Trus pulangnya bisa bawa oleh-oleh cake lagii.. Yum.. Yum… yum..

  2. Wah kepengen juga naik kereta, soalnya belum pernah sama sekali. Di Kalimantan nggak ada kereta api. Mudah-mudahan nanti kalau berkesempatan ke Jogja bisa nyobain.

    Karnaval Fashion weeknya keren ya. Harusnya di kota-kota kayak Jakarta, Bandung dan Jogja acara semacam ini bisa rutin diadakan. Kebetulan kemarin di Pontianak juga baru diadain Karnaval Khatulistiwa. Dibuka langsung oleh Pak Jokowi. Acaranya lumayan seru walaupun persiapannya kayaknya agak dadakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s